Oleh: hardybreck | 24 Juni 2009

Bahasa Manusia

Aku dan kamu terlahir di dunia sebagai makhluk Tuhan

Namun bahasa yang kita pilih berlainan

Bahasa perdamaianku adalah perang

Sedangkan bahasa kehidupanmu adalah bom

Akhirnya kita lebih cepat ke akhirat, entah sebagai jiwa siapa saat ini

Dan Tuhan bertanya “Mengapa kalian kemari?”

Lalu kami menjawab “Karena ingin mewujudkan kehidupan yang damai”.

Dan Tuhan kembali bertanya, “Lalu kenapa kalian berada disini sekarang?”.

Iklan

Responses

  1. Dan Tuhan kembali bertanya, “Lalu kenapa kalian berada disini sekarang?”.

    “Kami pengen meminang bidadari-bidadari itu, Tuhan. kami telah memberantas kebatilan, dan dijanjikan bidadari2 sebagai imbalannya”

    Kata Tuhan Sang Mahalucu, “OK, kalian memang dapet bidadari. tapi mau MAEN pake apa? wong anu kalian ancur gitu, makanya klo bawa bom buruan dilempar setelah diaktifin, jangan diapit di ketek, apalagi di selangkangan hihihi”

  2. Begitu juga dengan yang suka perang Bul. :D.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: